28 Komunitas dan Organisasi Ikut Aksi Gerakan ‘Sulsel Peduli Gempa Sulbar’

MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.comSebanyak 28 Organisasi dan Komunitas ikut dalam aksi sosial kemanusiaan untuk korban terdampak gempa di Mamuju dan Majene, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Aksi gerakan yang mengusung ‘Sulsel Peduli Gempa Sulbar’ ini dilepas secara lansgung Wakil Gubernur (Wagub) Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulsel, Jl Yusuf Dg Ngawing, Minggu (17/1/2021) kemarin.

Aksi gerakan ‘Sulsel Peduli Gempa Sulbar’ ini sendiri, diinisiasi oleh Andi Sudirman Sulaiman yang juga Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syari’ah (MES) Sulsel.

Adapun gabungan Organisasi dan Komunitas yang tergabung dalam ‘Sulsel Peduli Gempa Sulbar’ ini, diantaranya MES Sulsel, Andalan Sulsel Peduli, PW Nasyiatul Aisyiyah Sulsel, PW IPM sulsel, DPD IMM Sulsel, PW PM sulsel, Pelaut Indonesia Peduli, JAPNAS Sulsel, Elektro UH 00, Yasir Machmud Community, Mesin UH 01, PW IPIM Sulsel, Amphuri DPF sulampua, Al Markaz Al Islamiyah Makassar, Ije Squad Community/Relawan santri, GMKI Makassar, Developer Prosyar Sulsel, FOSSEI Sulselbar dan Papua, Persatuan Umat Buddha Indonesia ( PERMABUDHI), FKUB Sulsel, Majelis Tinggi Agama Khonghucu (MATAKIN), Perhimpunan Tionghoa Indonesia, HMI Cab. Makassar Timur, Universitas Islam Makassar, Andalan Berbagi, MUI, Teknik 01, serta Sat Brimob Polda Sulsel.

Adapun bantuan yang disiapkan pada aksi gerakan ‘Sulsel Peduli Gempa Sulbar’ untuk korban terdampak gempa Sulbar ini, diantaranya bahan makanan, pakaian, sarung, kebutuhan anak dan bayi, serta vitamin dan masker.

Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengapresiasi banyaknya Organisasi dan Komunitas yang ikut dalam aksi sosial ini.

“Alhamdulillah, banyak tokoh agama, pemuda dan lainnya ikut. Kegiatan sosial ini bisa mempertemukan kita karena kemanusiaan,” ujarnya.

Sudirman juga menyampaikan, bahwa inisiatif dikumpulkannya aksi sosial ini, agar lebih mudah dalam penyaluran ke masyarakat yang membutuhkan.

“Kami tahu, semua memiliki hati nurani, rasa peduli. Tapi kalau jalan (bantuan) satu-satu bisa terjadi penjarahan. Dengan dikumpulkannya ini, ada sistem kontrol dan terkoordinasi, lebih terarah, serta membatasi karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19,” jelasnya.

Sudirman berharap, bantuan dari gabungan Organisasi dan Komunitas di Sulsel ini bisa membantu dan meringankan beban para korban terdampak gempa di Sulbar, serta bantuan yang disalurkan tepat sasaran.

“Sampai di sana, tolong tetap jaga protokol kesehatan. Tetap pakai masker, jaga jarak,” pesannya.

Redaktur : Marwiah Syam

Comment