MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Pertumbuhan sistem pembayaran QRIS di Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga November 2020 tercatat mengalami peningkatan positif.
Dicatatkan hingga November 2020, jumlah merchant yang telah mendaftarkan diri untuk menggunakan QRIS di Sulawesi Selatan mencapai 172.695 merchant atau tumbuh sebesar 412,4 persen (ytd) sejak Desember 2019.
Tingkat pertumbuhan tersebut, berada di atas pertumbuhan nasional yang tercatat hanya 221,4 persen (ytd) dan menjadikan Sulawesi Selatan menempati peringkat ke-7 dari segi jumlah merchant QRIS di Indonesia dan peringkat ke-5 sebagai salah satu daerah dengan tingkat pertumbuhan merchant QRIS terbanyak di Indonesia.
Analis Bank Indonesia Provinsi Sulsel, Riki Winatha, mengatakan, pertumbuhan QRIS di Sulsel saat ini mencapai angka 412,4 persen, dimana angka ini lebih tinggi dibanding capaian nasional.
“Pencapaian ini, juga menjadikan Sulsel sebagai salah satu daerah dengan tingkat pertumbuhan merchant tertinggi,” katanya saat Media Gathering Bank Indonesia bersama awak media Makassar, di Hotel The Rinra Makassar, Jl Metro Tanjung Bunga, Jumat (11/12/2020).
Dari pencapaian pertumbuhan ini, kata Riki, secara rinci, Makassar dicatatkan memberi andil jumlah merchant tertinggi di Sulsel yakni 172.695 mercant dengan pangsa sebesar 50,9 persen dari secara total di Sulsel. Disusul Kota Pare-pare dengan jumlah mercant 23.025 atau pangsa sebesar 13,3 persen dari secara total di Sulsel.
“Pertumbuhan ini juga diprediksi akan terus meningkat pada 2021 nanti,” katanya.
Redaktur : Marwiah Syam
Comment