Triwulan III-2020, BPS Catatkan Ekonomi Sulsel Tumbuh Positif

MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel mencatatkan ekonomi Sulsel mengalami pertumbuhan positif pada triwulan III-2020 walaupun terkontraksi sebesar -1,08 persen.

Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah, mengatakan, walau terkontraksi pada triwulan III-2020 ini, tapi dicatatkan terjadi pertumbuhan positif, jika melihat angka pertumbuhan Sulawesi Selatan pada triwulan II-2020 yang hanya sebesar -3,86 persen.

“Pada triwulan III-20202 ini telah terjadi pertumbuhan positif sekitar 2,8 persen,” katanya melalui rilis streaming Youtube, Kamis (5/11/2020).

Yos mengatakan, jika dilihat pertumbuhan secara kumulatif, yakni pada triwulan II-2020 yang sebesar -0,51 persen ke triwulan III-2020 menjadi -0,71 persen, ada kecepatan pemulihan ekonomi dan jauh lebih cepat dibanding nasional.

“Ini yang membuat kita optimis pada triwulan ke IV-2020 juga akan tumbuh positif,” katanya.

Yos juga menyampaikan, adapun faktor-faktor yang menunjang pertumbuhan positif di Sulsel, diantaranya sektor perikanan, dimana pada “new normal” ini dipicu meningkatnya permintaan perikanan, yakni produksi penangkapan ikan di laut selama triwulan III-2020 ini diperkirakan sebesar 91 ribu ton atau naik 13,83 persen dari triwulan II-2020.

Faktor lainnya, yakni sektor tranportasi yang secara umum juga terjadi peningkatan signifikan dari konsumsi masyarakat terhadap tranportasi, baik itu darat, laut dan udara, dimana jika dibandingkan triwulan II-2020, dicatatkan jumlah penumpang yang berangkat melalui Bandara Hasanuddin meningkat signifikan atau tumbuh hingga 257 persen.

Faktor lainnya, yakni sektor konstruksi yang juga bangkit, dimana realisasi belanja modal APBN pada triwulan III-2020 ini sebesar Rp607,1 miliar atau naik 30 persen dari triwulan II-2020. Sedang realisasi DAK Fisik juga tercatat Rp2,6 triliun (Januari-September 2020), naik 125 persen dari tahun lalu.

“Kami juga mencatatkan APBD Sulsel, untuk realisasi Belanja Pegawai hingga september 2020 ini sebesar Rp2,22 triliun atau naik 0,84 persen dari realisasi tahun lalu. Sedangkan belanja modal APBD Sulsel juga telah mencapai Rp404,3 triliun (Januari-September 2020) atau naik 41,3 persen dari tahun lalu,” katanya.

Sementara, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah Sulsel agar perekonomian semakin membaik ditengah pandemi Covid-19.

“Pemulihan ekonomi terus dilakukan. Kita juga berharap pada triwulan IV-2020 ini sudah semakin membaik,” kata Nurdin Abdullah.

Redaktur : Marwiah Syam

 

Comment