BERITAPEDOMAN.com – Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut sebesar 7,60 persen masyarakat Indonesia menolak untuk divaksin corona (Covid-19). Hal itu berdasarkan survei WHO, Kemenkes, dan UNICEF.
Seperti dilansir dari beberapa sumber, Selasa (20/10/2020), dari survei tersebut, ditemukan beragam alasan responden yang menolak vaksinasi, mulai dari mempertanyakan soal keamanan, tak percaya dengan efektivitasnya, serta tak percaya vaksin
Hany saja, dalam survei gabungan yang dilakukan pada 30 September 2020 itu, tidak dijelaskan secara rinci berapa banyak responden yang mengikuti survei tersebut.
Adapun alasan responden yang tidak mau divaksinasi, diantaranya mayoritas karena soal tingkat keamanan sebesar 59,03 persen. Yang lainnya, dikarenakan masyarakat tidak yakin dengan efektivitas vaksin sebesar 43,17 persen. Dan sebanyak 24,20 persen karena takut efek samping vaksin, dan sebanyak 26,04 persen karena tidak percaya vaksin.
Selain itu, juga dicatatkan ada masyarakat yang tak mau divaksin corona dikarenakan soal halal dan tidaknya vaksin sebesar 15,97 persen.
Redaktur: Marwiah Syam
Comment