Industri Perbankan Syariah di Sulsel Tumbuh Positif

MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 6 Sulawesi Maluku Papua (Sulampua) mencatatkan industri perbankan syariah di Sulsel menunjukkan pertumbuhan positif pada 2020.

Kepala OJK Regional 6 Sulampua, Moh. Nurdin Subandi, mengatakan, aset perbankan syariah di Sulsel tumbuh positif sebesar 8,18 persen secara year on year (yoy) dengan nominal Rp8,89 triliun.

“Angka ini lebih tinggi dibanding pertumbuhan aset perbankan konvensional yang hanya tumbuh sebesar 0,21 persen secara year on year (yoy) dengan nominal Rp142,40 triliun,” katanya saat jumpa Pers ‘Bulan Inklusi Keuangan’ beberapa waktu lalu.

Selain aset tumbuh positif, kata Nurdin, OJK juga mencatatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan syariah juga mengalami pertumbuhan double digit 14,47 persen secara year on year (yoy) dengan nominal Rp6,26 triliun.

“Pencapaian DPK ini dicatatkan lebih tinggi dibanding pertumbuhan DPK perbankan konvensional yang hanya tumbuh sebesar 7,12 persen secara year on year (yoy) dengan nominal Rp99,15 triliun,” katanya.

Redaktur : Marwiah Syam

 

Comment