MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel mencatatkan Sulsel mengalami inflasi karena adanya peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 105,23 pada Mei 2020 menjadi 105,29 pada Juni 2020.
Adapun penyebab inflasi tersebut, disebabkan beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, diantaranya daging ayam ras, bawang merah, air kemasan, emas perhiasan, biaya cuci kendaraan, hamburger, susu kental manis, shampo, angkutan antarkota, dan kangkung.
Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah, mengatakan, dari lima kota IHK di Sulawesi Selatan, seluruh kota, yakni Bulukumba, Watampone, Makassar Parepare, dan Palopo mengalami inflasi.
“Inflasi tertinggi terjadi di Kota Parepare yakni sebesar 0,65 persen. Sedangkan inflasi terendah terjadi di Kota Makassar sebesar 0,01 persen,” katanya melalui siaran pers pada Beritapedoman.com, Jumat (3/7/2020).
Kata Yos, inflasi ini sendiri, terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,08 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,11 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,01 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,10 persen, dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,35 persen.
“Kelompok-kelompok inilah yang menyebabkan inflasi karena adanya kenaikan harga,” katanya.
Editor : Marwiah Syam
Comment