BPS Catat Empat IHK di Sulsel Mengalami Inflasi

MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel mencatatkan Sulsel mengalami inflasi sebesar 0,42 persen pada April 2020 atau terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 104,26 pada Maret 2020 menjadi 104,71 pada April 2020.

Dari lima kota IHK (Makassar, Bulukumba, Watampone, Pare-pare, Palopo) di Sulawesi Selatan, empat diantaranya, yakni Bulukumba, Watampone, Makassar dan Palopo mengalami inflasi, dan inflasi tertinggi terjadi di Kota Makassar dengan besaran 0,48 persen. Sedang satu IHK yakni Pare-pare justru deflasi.

Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah, mengungkapkan, inflasi ini terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran.

Kelompok-kelompok pengeluaran tersebut, yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,94 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,03 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar lainnya sebesar 0,01 persen, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,17 persen.

“Kelompok lainnya yang mengalami kenaikan, yakni kelompok kesehatan sebesar 2,84 persen, kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,06 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,02 persen, dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 1,80 persen,” katanya melalui rilisnya pada Beritapedoman.com, Senin (4/5/2020).

Adapun komoditas yang mengalami kenaikan harga pada April 2020, kata Yos, diantaranya emas perhiasan, cabai rawit, gula pasir, telur ayam ras, ikan bandeng, kangkung, vitamin, kacang panjang, air kemasan, obat gosok.

“Komoditas inilah yang mengalami kenaikan harga yang berimbas terjadinya inflasi beberapa kota IHK di Sulsel,” katanya.

Editor : Marwiah Syam

Comment