KPPU Makassar Harap Garam Petani Dapat Memenuhi Kebutuhan Pasar

MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Makassar mengharap garam petani dapat memenuhi kebutuhan pasar.

Hal tersebut, diungkapkan Komisioner KPPU RI, Guntur Syahputra Saragih, saat diskusi bersama awak media terkait update isu-isu dan kegiatan KPPU, di Kantor Wilayah VI KPPU Makassar, di Gedung Keuangan Negara (GKN) II Lt.6, Jl Urip Sumoharjo, Jumat (7/2/2020).

Guntur Syahputra Saragih, menjelaskan, hasil produksi garam di Sulsel tercatat melimpah, tetapi sayangnya hanya sebagian produksi tersebut yang terserap oleh pasar.

“Ditengah pasokan garam petambak yang melimpah, justru dilakukan impor dalam jumlah besar yang angkanya mencapai enam persen. Untuk itu, kami memberikan saran dan pertimbangan kepada pemerintah, agar mencegah perembesan garam industri melalui garam importasi, berupa pengajuan kebutuhan oleh pengguna dan bukan oleh importir yang hanya boleh didistribusikan kepada industri pengguna tersebut,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga berharap adanya prioritas kepada garam petani, apalagi hal itu akan memenuhi pasar dan akan meningkatkan daya saing.

“Untuk itu, dukungan pada petambak garam mesti lebih diprioritaskan, bukan malah impor,” katanya.

Penulis : Trisusanto/Editor : Marwiah Syam

Comment