Pegadaian Teken MoU dengan 20 Perusahaan dan Enam Instansi

MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Setelah bersinergi dengan puluhan BUMN, perusahaan swasta besar dan asosiasi di empat kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Medan, Kini PT Pegadaian (Persero) juga menjalin kerjasama dengan Kalla Group dan Bosowa Group, serta perusahaan lainnya di Makassar, Sulawesi Selatan.

Acara penandatanganan kerjasama itu digelar pada acara “Sinergi BUMN” di Blue Lemon, Lantai 3, Hotel The Rinra, Kamis (10/10/2019) malam.

Ada pun perusahaan lain yang melakukan kerjasama dengan Pegadaian, antara lain Pelindo lV Makassar, PT Semen Tonasa, PT Kawasan Industri Makassar (Persero).

Selain itu, Pegadaian juga meneken kerjasama dengan PD Pasar Makassar Raya, Nutrifood Indonesia, Mitsubishi Beta Berlian, Benelli Indonesia, Suraco Jaya Yamaha, Permodalan Nasional Madani, Polinas Makassar, Phinisi Hospitality Group, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Prodia Makassar, PLN Kanwil Makassar, PTPN XIV Makassar, PT IKI, UNM, UMI, UNHAS, PMl, Universitas Islam Makassar dan beberapa media di Makassar.

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Kuswiyoto, menyatakan, kerjasama yang dilakukan ini merupakan sinergi dan kolaborasi dengan perusahaan di Makassar untuk menggenjot penjualan dan pemasaran produk, khususnya produk unggulan Pegadaian.

Kerjasama tersebut, juga meliputi pemanfaatan sumber daya, produk, layanan dan pengembangan jaringan untuk jasa, serta produk unggulan.

“Tujuan dari sinergi kali ini, untuk meningkatkan nilai volume penjualan dan pemasaran produk masing-masing mitra, khususnya Pegadaian. Kita juga memilih Makassar, karena ibu kota Sulawesi Selatan ini merupakan pasar potensial bagi Pegadaian dan pusat perekonomian untuk timur Indonesia,” kata Kuswiyoto dalam sambutannya.

Dikatakan Kuswiyoto, Pegadaian menjalin kerja sama tersebut, karena potensi ekonomi Sulsel yang tinggi.

Apalagi, pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan pada triwulan ll-2019 ini mencapai angka 7,46 persen dan berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya 5,05 persen.

Perbedaan pertumbuhan pada keduanya pun sebesar 2,20 persen.

Kuswiyoto juga menjelaskan, kerjasama tersebut, juga didukung masing-masing perusahaan terafiliasi dengan anak-anak usaha, sehingga kerjasama ini nantinya dapat menghasilkan keuntungan bagi setiap kemitraan yang terlibat.

Setiap kemitraan juga dapat memanfaatkan kapasitas dan kapabilitas dalam melaksanakan, mengembangkan, dan meningkatkan bisnis masing-masing perusahaan, sehingga dapat mewujudkan One Family, One Nation, One Vision to Excellence.

Kuswiyoto juga mengungkapkan, bahwa di awal 2019 hingga sekarang Pegadaian telah menandatangani kerjasama dan nota kesepahaman dengan 70 perusahaan yang terdiri dari Perusahaan BUMN dan Swasta maupun asosiasi.

“Diharapkan dengan adanya jalinan kerjasama ini dapat menjadi wadah dalam meningkatkan nilai ekonomi di Indonesia, serta wadah dalam memberikan kontribusi positif bagi negara,” katanya.

Editor : Marwiah Syam

Comment