BERITAPEDOMAN.com – Apakah Anda termasuk orang pelupa? Atau sering menjadi lupa terhadap hal atau sering lupa saat sudah meletakkan barang?

Bisa saja Anda Anda terserang penyakit lupa. Tahukah? Lupa hingga kehilangan memori menjadi bagian dari persoalan medis seperti Alzheimer.

Tak hanya itu, penyakit lupa yang dialami bisa saja merupakan penyakit neurodegeneratif yang mengakibatkan penurunan daya ingat, kemampuan berpikir dan berbicara, serta perubahan perilaku.
Untuk mencegah penyakit lupa atau pikun, berbagai penelitian pun dilakukan ahli. Dari penelitian banyak ahli, dicatatkan bahwa pencegahan Alzheimer bisa dilakukan dengan berolahraga.

Selain olahraga, juga bisa dilakukan dengan mengimbangi gaya hidup, dan mengurangi kebiasaan merokok, cukup istirahat, dan perbanyak asupan makanan bernutrisi.
Selain itu, ternyata ada beberapa jenis makanan yang direkomendasikan untuk mencegah Alzheimer.
Mengutip The Daily Meal dan CNN Indonesia, ternyata ada beberapa jenis pencegah penyakit lupa (pikun), apa saja itu?
Almond
Selain bisa dijadikan camilan, almod juga dapat meningkatkan performa otak. Sebuah riset yang diterbitkan dalam Brain Research Bulletin, menunjukkan, almond bisa membantu meningkatkan daya ingat berkat kandungan vitamin E pada almond.
Selain itu, vitamin E juga memainkan peranan penting dalam mengatasi gangguan kognitif.
Untuk memenuhi asupan dari manfaat almond, cukup sekitar 28 gram almond, itu sudah bisa memenuhi 37 persen kebutuhan vitamin E.
Alpukat
Buah satu ini jadi pilihan sumber lemak sehat atau lemak tak jenuh tunggal. Jenis lemak ini juga bisa meningkatkan kesehatan otak.
Sebuah tinjauan dari Canadian Journal of Psychiatry, menunjukkan, lemak tak jenuh tunggal penting untuk kesehatan fungsi otak. Seperti almond, alpukat juga banyak mengandung vitamin E.
Blueberry
Anda bisa mengonsumsi blueberry untuk merawat kesehatan otak. Studi yang dipublikasikan di jurnal Nutritional Neuroscience, menunjukkan, memasukkan blueberry dalam menu diet bisa menurunkan keparahan terkait gangguan pada fungsi otak.
Brokoli
Tak ada salahnya menambahkan brokoli dalam menu harian Anda. Kandungan vitamin K dari brokoli berpengaruh terhadap daya ingat orang dewasa.
Selain itu, riset yang dipublikasikan di BioMed Research International, juga menemukan bahwa brokoli memiliki sifat antiinflamasi.
Ceri
Seperti blueberry, ceri juga memiliki kandungan antioksidan. Kandungan ini diketahui dapat meningkatkan kesehatan otak.
Berdasarkan studi yang terbit di jurnal Food and Function, dengan meminum jus ceri akan meningkatkan kemampuan mengingat dan fungsi kognitif.
Kopi
Tak cuma menjadi bagian dari gaya hidup, kopi juga menawarkan manfaat kesehatan. Studi menemukan, kopi dapat membantu kesehatan otak.
Tak hanya itu, riset yang diterbitkan di jurnal Practical Neurology, menyebut, konsumsi kopi bisa mengurangi risiko penyakit Alzheimer.
Cokelat hitam
Selain bisa dijadikan camilan setiap hari, coklat hitam juga sangat baik untuk tubuh karena manfaatnya buat kesehatan loh.
Apalagi, cokelat hitam juga mengandung antioksidan yang baik untuk otak. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Neuroscience and Biobehavioral Review, juga menyebut, cokelat hitam dapat meningkatkan kemampuan belajar dan mengingat seiring terjadinya penuaan dini.
Editor : Marwiah Syam
Comment