Beritapedoman.com – Perusahaan pesawat antariksa milik Richard Branson “Virgin Galactic” melakukan uji coba pesawat yang dirancang untuk membawa manusia ke ruang angkasa.
Virgin Galactic diluncurkan dari Mojave, California AS ke kantor pusat Spaceport America di New Mexico.
Melalui keterangan resminya, juru bicara Virgin Galactic, mengatakan, uji coba itu dimaksudkan untuk menyediakan layanan penerbangan komersial luar angkasa secara reguler dan kebutuhan penelitian sains Spaceport America.
“Uji coba ini bertujuan untuk memberikan layanan penerbangan komersil untuk membawa manusia ke antariksa dan uji coba juga dilakukan untuk kebutuhan penelitian sains Spaceport America,” katanya seperti di lansir dari CNN Indonesia, Minggu (12/5/2019).
Sementara, dilansir Space, lebih dari 100 karyawan Virgin Galactic ke markas Spaceport America di New Mexico selama uji coba dilakukan.
Sistem pesawat suborbital Virgin Grup, yakni VSS Unity dan VMS Eve akan diuji pada musim panas ini usai teknisi menyelesaikan interior kabin Unity.
Meskipun uji coba pesawat VSS Unity dan VMS Eve dilakukan di New Mexico, namun tempat landasan penerbangan utama Mojave bakal tetap menjadi markas utama Virgin Galactic.
Branson dan tim juga dikabarkan siap menerbangkan pesawat antariksa komersil mereka pada 2019 ini, apalagi Branson ingin Galactic menjadi pionir sebagai perusahaan pesawat antariksa pertama yang menerbangkan turis ke luar angkasa, sekaligus memperingati 50 tahun peluncuran misi Apollo ke Bulan.
Mengenai hargany sendiri, Virgin Galactic mematok harga sebesar US$250 ribu per penumpang.
Para penumpang pesawat Galactic nantinya, akan mengalami beberapa menit sensasi tanpa bobot dan bakal melihat lengkungan Bumi melawan kegelapan ruang angkasa sebelum kembali ke Bumi.
VSS Unity ini, merupakan kendaraan SpaceShipTwo kedua yang berhasil mencapai fase uji terbang.
Sebelumnya, Virgin Galactic sempat gagal menerbangkan VSS Enterprice pada Oktober 2014 silam dan kejadian tersebut, menewaskan pilot pendamping Michael Alsbury dan melukai pilot utamanya, Peter Siebold.
Usai kejadian nahas itu, Virgin Galactic melakukan perubahan desain ke dalam VSS Unity dan kendaraan SpaceShipTwo untuk memastikan masalah tidak terulang lagi.
Editor : Marwiah Syam
Comment