Nilai Tukar Rupiah Sedikit Menguat

MAKASSAR, Beritapedoman.com – Bank Indonesia (BI) menyatakan nilai tukar rupiah tetap dalam kondisi stabil dan terjaga. Bahkan, Jumat siang ini dikabarkan sedikit menguat ke level Rp14.144 per dollar AS.

Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter BI, Nanang Hendarsah, mengatakan bank sentral berada di pasar untuk memastikan ketersediaan likuiditas Domestic Non Delivery Forward (DNDF) dan melakukan intervensi di pasar spot dalam jumlah yang sangat terukur.

“Bank Indonesia juga tetap siaga untuk memastikan kestabilan pasar SBN terutama bila terjadi arus modal keluar yang dapat memicu pelemahan rupiah,” katanya seperti dilansir dari Kompas.com.

Nanang menyebut, kapasitas BI untuk membeli SBN di pasar sekunder sangat besar. Namun demikian, bila masuk pasar tetap dilakukan dengan tetap menjaga price discovery yang efisien dan daya saing imbal hasil SBN agar tetap menarik bagi arus modal masuk.

Nanang juga mengatakan, bahwa bank sentral juga tetap memastikan likuiditas rupiah yang cukup di pasar melalui operasi moneter ekspansi, yaitu lelang Term Repo dan Forex Swap.

Lelang kedua instrumen ini telah terjadwal dalam enam bulan ke depan, sehingga perbankan memiliki kepastian untuk meng akses likuiditas ke bank sentral bila diperlukan dengan memperhatikan proyeksi likuiditas bank.

“Dalam lelang instrumen ekspansi Term Repo, bank harus menyerahkan agunan termasuk SBN dan SBI, dan pada lelang forex swap bank harus menyerhkan agunan berupa devisa,” jelas Nanang.

Editor : Marwiah Syam

Comment