Demi Stok BBM Terjaga di Sulawesi, Pekerja Pertamina Rela Lembur dan Tak Pulang Lebaran

KEPULAUAN SANGIHE, Beritapedoman.com – Alunan gema takbir, tahlil dan tahmid yang mengumandang seiring dengan datangnya hari Raya Idul Fitri tak menyurutkan Wahyu Hidayat, seorang pegawai Pertamina berstatus Junior Supervisor Sales Service and General Affairs TBBM Tahuna, untuk tetap berada di lokasi Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Pekerja Pertamina yang bertugas di salah satu lokasi TBBM pulau terluar Indonesia itu tetap setia bekerja di hari lebaran demi menjaga stok BBM tetap aman untuk masyarakat Sulawesi.

Dia tetap bekerja seperti biasa guna memastikan Terminal BBM tetap beroperasi dalam menyalurkan beragam jenis produk Pertamina, seperti Premium, Biosolar, Pertamax, dan Minyak Tanah untuk melayani dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), dua SPBU Kompak, satu SPBU Nelayan, pelayanan BBM untuk kapal (bunker service), PT PLN untuk Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD), serta beberapa agen minyak tanah.

Wahyu Hidayat sendiri, baru diangkat menjadi pegawai Pertamina dua bulan lalu dan memang tidak mengagendakan mudik ke kampung halamannya di Cilacap, Jawa Tengah.

“Ini kali pertama saya tidak merayakan lebaran bersama keluarga dan berada di sebuah pulau yang sudah dekat dengan Philipina,” ujar lajang berusia 26 tahun tersebut, Rabu (5/6/2019) malam.

Meski demikian, putra pertama pasangan Rubito Sukarso dan Sukesih ini mengaku senang bisa menjadi bagian pekerja Pertamina yang dalam Idul Fitri ini tetap bekerja normal guna memenuhi kebutuhan energi bagi masyarakat.

“InsyaAllah saya ikhlas sekaligus bangga, ini bentuk tanggungjawab saya sebagai pekerja Pertamina yang berada di ujung perbatasan,” ujar pria lulusan teknik mesin Politeknik Negeri Cilacap ini sambil mengucapkan salam idul fitri bagi masyarakat Sulawesi.

Wahyu Hidayat ini, hanyalah salah satu potret pegawai Pertamina yang tak mengenal libur meski lebaran tiba.

Unit Manager Communication and CSR PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi, Hatim Ilwan, mengungkapkan, memasuki dua minggu sebelum hingga sesudah lebaran, Pertamina menginstruksikan kepada seluruh pekerja fungsi operasi di lingkungan MOR VII Sulawesi untuk stand by dan tidak mengambil cuti.

“Pekerja tersebut masuk dalam tim Satgas RAFI (Ramadhan & Idul Fitri),” ujarnya

Satgas RAFI Pertamina MOR VII, kata Hatim, merupakan satuan tugas khusus yang dibentuk untuk mengantisipasi adanya peningkatan kebutuhan energi serta memantau ketersediaan BBM dan LPG se-Sulawesi selama periode dua minggu sebelum dan setelah Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

“Tugasnya memantau langsung kondisi kebutuhan BBM dan LPG di lapangan, kemudian mempersiapkan laporan ketersediaan stok BBM dan LPG yang ada di fasilitas distribusi Pertamina secara aktual,” ujarnya.

Dalam momentum lebaran ini, Hatim sekaligus juga mengucapkan Selamat Idul Fitri 1440 Hijriah kepada segenap masyarakat se-Sulawesi yang juga pelanggan setia produk-produk Pertamina yang selama ini disalurkan oleh Pertamina MOR VII.

“Semoga amal ibadah kita selama bulan puasa diterima oleh Allah SWT dan rangkaian kegiatan lebaran kali ini berjalan lancar dan aman,” tutup Hatim.

Editor : Marwiah Syam



Comment