MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Tahun ini, Bango kembali mempersembahkan Festival Jajanan Bango di Makassar, di Parking Lot Phinisi Point, Jl Metro Tanjung Bunga, Sabtu – Minggu (7-8 Oktober 2023).
Dengan mengangkat tema “Bangkitkan Sejuta Rasa Nusantara”, Festival Jajanan Bango 2023 di Makassar menawarkan petualangan kuliner yang berbeda, dimana seluruh masyarakat “Kota Makan Enak” ini diajak untuk mencoba pengalaman unik multisensori saat menikmati ragam hidangan yang disajikan oleh 45 penjaja kuliner legendaris dari berbagai wilayah Indonesia.
Head of Marketing Nutrition PT Unilever Indonesia, Ari Astuti, mengatakan, sejak 1928, Bango selalu konsisten menjaga kualitas melalui penggunaan 4 bahan alami terbaik dan proses pembuatan yang otentik. Hingga kini menginjak 95 tahun, seluruh upaya ini Bango lakukan agar kecap manis yang berkualitas dapat terus lestari sebagai culinary gem kebanggaan Indonesia yang menyatukan kelezatan aneka kuliner nusantara dari generasi ke generasi.
“Tak hanya itu, Bango juga konsisten melestarikan kekayaan kuliner nusantara melalui berbagai platform, salah satunya Festival Jajanan Bango yang digagas sejak tahun 2005. Setelah 2 kali hadir di tahun 2014 dan 2018 lalu, tahun ini kami kembali menyambangi Makassar ‘Kota Makan Enak’ dengan pesona kekayaan kulinernya yang begitu istimewa. Apalagi, Sulawesi Selatan, khususnya Makassar ini, memiliki sejarah panjang sebagai pusat perdagangan rempah-rempah di Indonesia, sehingga kuliner di kota ini menjadi begitu khas dan beragam berkat pengaruh dari berbagai budaya yang berbeda. Karena itulah, tidak tanggung-tanggung kami hadirkan Festival Jajanan Bango Makassar 2023 ini dengan pengalaman unik multisensori dengan menyuguhkan 45 kuliner otentik persembahan 35 legenda kuliner asal Makassar dan sekitarnya, dan 10 legenda kuliner lainnya yang didatangkan dari berbagai wilayah nusantara,” katanya, saat Konferensi Pers, di Parking Lot Phinisi Point, Jl Metro Tanjung Bunga, Sabtu (7/10/2023).
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulawesi Selatan (Sulsel), Ashari Fakhsirie Radjamilo, mengungkapkan, Sulawesi Selatan merupakan salah satu Provinsi dengan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebagai salah satu roda penggeraknya dengan jumlah yang meningkat dari tahun ke tahun.
Dengan terselenggaranya Festival Jajanan Bango di Makassar ini, tidak hanya mencicipi makanan enak, tetapi juga akan berdampak yang jauh lebih besar, yakni berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat, dan memberikan dukungan nyata kepada para pelaku UMKM yang telah berjuang keras untuk mengembangkan usaha mereka.
“Untuk itu, saya mengajak mari bersama-sama mewujudkan visi pemberdayaan UMKM dan menjadikan Festival Jajanan Bango sebagai perayaan keberhasilan usaha lokal kita,” katanya.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretriat Daerah Kota Makassar, Rusmayani Madjid, mengatakan, Festival Jajanan Bango 2023 ini, merupakan salah satu cara menarik wisatawan untuk mencoba kuliner khas Makassar yang lebih sehat dan bergizi, serta mempromosikan kekayaan kuliner Indonesia sebagai sebuah budaya yang patut untuk dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Acara ini juga dapat menjadi inspirasi bagi kota-kota lain di Indonesia untuk mengangkat keanekaragaman kuliner lokal sebagai potensi wisata.
“Dengan memperkenalkan keanekaragaman kuliner lokal dan mempromosikannya dengan cara yang tepat, dapat memberikan manfaat yang besar bagi kota tersebut dan memberdayakan ekonomi lokal. Untuk itu, saya mengajak mari kita sama-sama jaga kuliner warisan nusantara kita, dengan ikut hadir berkontribusi di Festival Jajanan Bango yang selalu menjaga pelestarian kuliner nusantara kita,” katanya.
Comment