MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan menggelar Expo Literasi dan Inklusi Keuangan dengan tema “Bersama Kita Wujudkan Inklusi Keuangan untuk Semua” pada 26-27 Oktober 2019 mendatang, di Anjungan Pantai Losari.

Kegiatan ini sendiri, dilaksanakan sebagai upaya untuk lebih meningkatkan tingkat pemahaman (literasi) dan lebih menggenjot inklusi masyarakat Sulsel terkait dunia keuangan.

Sekedar diketahui, tingkat literasi masyarakat dan inklusi masyarakat Sulsel sampai saat ini masih sangat rendah, yakni hanya 29,7 persen dan 67,8 persen.
Kepala OJK Sulawesi Maluku Papua (Sulampua), Zulmi, mengungkapkan, kegiatan Expo Literasi dan Inklusi yang digelar nantinya ini merupakan salah satu langkah untuk lebih mendorong masyarakat, agar lebih melek mengenai produk-produk, layanan jasa keuangan, serta penggunaan layanan jasa keuangan di masyarakat luas, sekaligus ajakan untuk membudayakan menabung.

Apalagi, sampai saat ini tingkat literasi dan inklusi masyarakat masih relatif rendah.
Bahkan, kelompok masyarakat menengah bawah relatif belum mendapatkan akses terhadap produk dan layanan jasa keuangan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya.
“Karena itulah, sebagai bentuk implementasi, kami bersama TPAKD dan FKIJK Sulselbar melaksanakan kegiatan Expo ini,” katanya saat Media Briefing, di Ruangan Selayar 2, Lt 2 Hotel Swiss bel, Jl Ujung Pandang, Rabu (16/10/2019).
Kegiatan yang dilaksanakan ini, katanya, juga sesuai dengan Peraturan Presiden RI (Perpres) Nomor 82 Tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI), dimana dalam hal ini juga telah ditetapkan target keuangan inklusif sebesar 75 persen pada akhir 2019 ini.
Target tersebut, setara dengan 145 juta penduduk dewasa yang memiliki akses kepada lembaga keuangan formal.
Dengan begitu, dibutuhkan sekitar 50 juta rekening baru untuk mencapai target tersebut.
“Karena itulah, kami berusaha maksimal agar tingkat literasi dan inklusi masyarakat Sulsel semakin meningkat lagi. Salah satunya, melalui kegiatan Expo yang akan digelar ini nantinya,” katanya.
Penulis/Editor : Marwiah Syam
Comment