MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, resmi kembali nakhodai Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk periode kedua masa bakti 2026–2030, Senin (27/4/2026).
Jamaluddin Jompa (JJ), mengungkapkan bahwa amanah memimpin Unhas bukanlah perjalanan seorang diri, melainkan ikhtiar kolektif seluruh sivitas akademika dalam mewujudkan mandat konstitusi mencerdaskan kehidupan bangsa.
Ia mengibaratkan tugas sebagai Rektor layaknya nakhoda kapal besar yang mengarungi lautan luas dengan tantangan yang tidak selalu mudah. Namun, sebagai putra Bugis-Makassar yang memiliki jiwa pelaut, dirinya menyatakan siap menghadapi setiap gelombang perubahan demi membawa Unhas terus melaju.
Dalam sambutannya itu, Prof JJ juga mengulas perjalanan kepemimpinannya sejak 2022 yang dimulai pada masa penghujung pandemi Covid-19. Saat itu, Unhas menghadapi fase adaptasi besar, mulai dari penyesuaian sistem kerja hingga pengembangan model pembelajaran yang relevan dengan tuntutan zaman. Menurutnya, keberhasilan melewati masa tersebut menjadi bukti ketangguhan sivitas akademika Unhas yang mampu berinovasi di tengah keterbatasan.
Memasuki periode kedua kepemimpinannya, Prof. JJ menyiapkan agenda besar untuk memperkuat reputasi global Unhas. Salah satunya melalui penguatan ekosistem riset berbasis kolaborasi. Hingga kini, Unhas telah membentuk 315 Thematic Research Group (TRG) yang menghimpun 1.523 peneliti internal bersama 532 mitra internasional dari 77 negara.
“Ke depan, Unhas menargetkan pengiriman sekitar 500 dosen untuk studi lanjut ke luar negeri, serta menghadirkan 200 visiting scholars kelas dunia. Tak hanya itu, mobilitas internasional mahasiswa juga akan diperluas melalui program Double Degree, Joint Degree, dan Credit Earning dengan perguruan tinggi ternama dunia,” kata JJ, saat memberikan sambutan usai pelantikan, di Baruga AP. Pettarani, Kampus Unhas Tamalanrea, Jl Perintis Kemerdekaan, Senin (27/4/2026).
JJ juga mengajak seluruh keluarga besar Unhas untuk terus bergerak bersama membawa kampus merah menuju panggung dunia.
“Dari Timur Indonesia, akan terbit matahari ilmu pengetahuan yang menerangi peradaban,” kata JJ.
Sekedar diketahui, Unhas terus menunjukkan komitmen kuat terhadap pendidikan inklusif. Dicatatkan sejak 2022 hingga 2026, lebih dari 39.900 mahasiswa telah menerima beasiswa. Artinya saat ini, 28 persen mahasiswa Unhas merupakan penerima bantuan pendidikan, melampaui standar minimal nasional sebesar 20 persen.
Sedang di sektor sumber daya manusia, tahun 2025 menjadi momentum penting dengan pengangkatan 730 Pegawai Tetap sebagai langkah strategis memperkuat stabilitas organisasi dan kepastian karier tenaga kependidikan. Selain itu, sebanyak 393 pegawai juga memperoleh kepastian administratif dan legalitas status kepegawaian.
Tak hanya itu, saat ini Unhas menargetkan peningkatan jumlah mahasiswa asing hingga mencapai rasio 2 persen dari total mahasiswa domestik, sekaligus mengoptimalkan jejaring alumni di berbagai sektor strategis untuk memperkuat daya saing lulusan di pasar kerja global.
Comment