OJK Nilai Sektor Perbankan Sulsel Terjaga

MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) menilai sektor perbankan Sulawesi Selatan (Sulsel) terjaga stabil.

Kepala OJK Sulselbar, Darwisman, mengungkapkan, sektor perbankan Sulsel terjaga stabil. Hal ini terlihat dari total aset perbankan di Sulawesi Selatan pada posisi Juli 2024 yang dicatatkan tumbuh 8,17 persen secara year on year (yoy) dengan nominal mencapai Rp198,09 triliun. Begitu pun dengan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga dicatatkan tumbuh 7,40 persen secara year on year (yoy) dengan nominal mencapai Rp132,14 triliun.

“Perbankan kita masih terjaga dan tumbuh positif dengan kinerja intermediasi perbankan Sulsel yang masih tetap terjaga dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) 124,58 persen dan tingkat rasio kredit bermasalah berada di level aman 3,02 persen,” kata Darwisman, melalui siaran pers OJK Sulselbar, Kamis (19/9/2024).

Adapun kredit yang disalurkan, kata Darwisman, juga dicatatkan tumbuh sebesar 8,35 persen secara year on year yoy) dengan nominal mencapai Rp161,53 triliun. Penyaluran kredit di Sulawesi Selatan ini masih didominasi oleh penyaluran kredit produktif yang andil sebesar 55,09 persen.

“Jika dilihat berdasarkan sektor ekonomi, kredit paling banyak disalurkan pada sektor perdagangan besar dan eceran dengan porsi sebesar 23,76 persen dan mencapai Rp38,38 triliun,” kata Darwisman.

 

 

Comment