2021, Transaksi Pasar Modal di Sulsel Tumbuh Positif

MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat transaksi pasar modal di Sulsel tumbuh positif di tengah masa pandemi Covid-19.

Hingga September 2021, BEI Sulsel telah mencatat secara total transaksi pasar modal melebihi Rp30 triliun.

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Sulsel, Fahmin Amirullah, mengatakan, pencapaian nilai transaksi tersebut, meningkat sangat pesat dibanding pada posisi akhir 2020 lalu yang hanya mencapai lebih Rp20 triliun.

Sementara, dari sisi pertumbuhan investor juga sangat baik pada 2021 ini, dimana jumlah Single Investor Indentification (SID) mencapai 54.417. Posisi ini jauh lebih tinggi dibanding akhir 2020 lalu yang hanya tercatat 29.624 SID.

“Pencapaian ini di luar proyeksi. Apalagi kondisi saat ini masa pandemi Covid-19,” katanya.

Dari total jumlah investor yang tercatat, kata Fahmin, berasal dari generasi milenial yang andil sebesar 62,8 persen dengan rincian usia 18 Р25 tahun sebanyak 22.268 orang, dan usia 26 Р30 tahun sebanyak 11.688 orang.

“Andil investor selanjutnya, dari usia 31 – 40 tahun sebanyak 11.689 orang atau 21,6 persen. Diikuti usia 41 – 100 tahun sebanyak 8.446 orang atau andil sebesar 15,6 persen,” katanya.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Regional 6 Sulampua, Ferdian Ario Sasongko, juga menyatakan, tingkat inklusi masyarakat terhadap produk reksadana di Sulsel mengalami peningkatan.

Hal itu tercermin dari jumlah rekening investasi yang tumbuh tinggi sebesar 133,37 persen secara year on year (yoy).

“Nilai transaksi saham di Sulsel juga meningkat pada Agustus 2021 yakni sebesar Rp26,77 triliun,” katanya beberapa waktu lalu.

Wartawan/Redaktur : Marwiah Syam

Comment