KPPU Denda Travel Circle Internasional Sebesar Rp1 M, Ini Perkaranya

JAKARTA, BERITAPEDOMAN.com – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menjatuhkan denda sebesar Rp1 miliar kepada Travel Circle Internasional (Mauritius) Limited.

Adapun perkaranya, yakni dikarenakan Travel Circle Internasional telah terbukti melakukan keterlambatan pemberitahuan atas pengambilalihan saham yang dilakukannya atas Asian Trails Holding Ltd.

Putusan tersebut, dibacakan Majelis Komisi pada Sidang Majelis Komisi dengan agenda Pembacaan Putusan pada 4 Maret 2021 kemarin.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerjasama KPPU, Deswin Nur, mengatakan, adapun Perkara Nomor 22/KPPU-M/2020 ini berawal dari notifikasi atas pengambilalihan saham oleh Travel Circle Internasional (Mauritus) Ltd (perusahaan holding yang beralamat di Mauiritus) atas Asian Trails Holding Ltd, suatu perusahaan induk (holding) yang memiliki beberapa anak perusahaan di Asia Tenggara yang bergerak di bidang jasa travel pada 29 Juni 2017.

“Berdasarkan kewajiban notifikasi dalam Pasal 29 UU No. 5 Tahun 1999, tanggal efektif pemberitahuan atau notifikasi adalah 10 Agustus 2017, tetapi Travel Circle Internasional (Mauritus) Ltd baru melakukan pemberitahuan pada 10 Desember 2019,” katanya melalui siaran pers, Jumat (5/3/2021).

Berdasarkan fakta, penilaian, analisis dan kesimpulan, kata Deswin, Majelis Komisi menyatakan bahwa Travel Circle Internasional (Mauritus) Limited terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 29 UU No. 5 Tahun 1999 dan Pasal 5 PP No. 57 Tahun 2010.

“Untuk itu, Majelis menghukum Travel Circle Internasional (Mauritus) Limited untuk membayar denda sebesar Rp1.000.000.000 (satu miliar rupiah) dan menyetorkannya ke Kas Negara selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari setelah Putusan berkekuatan hukum tetap,” katanya.

Redaktur : Marwiah Syam

Comment