Presiden Filipina Ancam Akan Bunuh Pasien Covid-19, Ini Alasannya

BERITAPEDOMAN.com – Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, meluapkan amarahnya dengan mengancam akan membunuh pasien Covid-19 di Filipina.

Seperti dilansir dari beberapa sumber, Selasa (4/8/2020), pernyataan ini terlontar saat Ia marah besar terhadap tenaga medis Filipina sebelum meneken perintah lockdown. Amarah Duterte ini sendiri, memuncak ketika para dokter di Filipina mengutarakan kekhawatiran mereka soal sistem kesehatan yang kian buruk di Filipina ditengah pandemi Covid-19.

Mendengar kekhawatiran tersebut, Duterte langsung menantang para dokter untuk mendeklarasikan revolusi.

“Kalian sama sekali tidak mengerti saya. Kalian mau revolusi? Katakan itu. Silakan coba. Kami akan mengacaukan segalanya. Kami akan membunuh mereka yang terinfeksi Covid-19. Itu yang kalian mau? Kami bisa mengakhiri keberadaan kalian dengan cara ini,” kata Duterte seperti dikutip dari AlJazeera.

Namun, selang beberapa waktu kemudian setelah menebar ancaman, sikap Duterte berubah total saat Ia menyampaikan pidato di televisi nasional. Bahkan Duterte menyemangati dokter dan tim medis yang sedang berjuang melawan virus corona.

“Saya mendengar kalian. Jangan hilang harapan. Kami peduli dengan kelelahan kalian,” ucap Duterte.

Editor : Marwiah Syam

Comment