MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Pandemi Covid-19 membuat integrasi ekonomi dan keuangan digital semakin diperlukan, dimana digital payment memiliki peranan penting.
Untuk itu, Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan mengupayakan QRIS untuk diimplementasikan pada transportasi yang paling banyak digunakan oleh masyarakat di Kota Makassar, yakni angkutan kota yang kerap disebut ‘Pete-pete’.
Pembayaran QRIS di angkutan kota (angkot) Makassar ini merupakan yang pertama di Indonesia.
Kepala Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulsel, Bambang Kusmiarso, mengatakan, strategi pembayaran digital ini diharapkan mendukung kebijakan pemerintah di era new normal sebagai new lifestyle masyarakat yang mengacu pada protokol safety, cleanliness dan healthy (SHC).
“Melalui implementasi QRIS ini, transaksi non tunai juga menjadi cepat, mudah, murah, aman dan handal,” katanya melalui rilisnya, Kamis (17/7/2020).
Sekedar diketahui, hingga Juni 2020, jumlah merchant yang telah mendaftarkan diri untuk menggunakan QRIS di Sulawesi Selatan mencapai 92.009 atau tumbuh sebesar 173 persen (ytd) sejak Desember 2019.
“Tingkat pertumbuhan di Sulsel tersebut, berada di atas pertumbuhan nasional yang hanya mencapai 127,1 persen (ytd) dan juga menempati posisi ke-8 sebagai salah satu daerah dengan tingkat pertumbuhan tertinggi di antara wilayah kerja Bank Indonesia,” katanya.
Editor : Marwiah Syam
Comment