BERITAPEDOMAN.com – Arab Saudi menutup Masjidil Haram dan Masjid Nabawi selama bulan Ramadan untuk mencegah penyebaran virus Corona.
Kedua mesjid suci ini tetap menggelar shalat tarawih, hanya saja tanpa jamaah. Hal ini dilakukan sebagai tindakan pencegahan dan untuk meningkatkan operasi desinfeksi.
Seperti dilansir dari beberapa sumber, dan Tempo.co, Selasa (21/4/2020), Ketua Urusan Dua Masjid Suci, Sheikh Abdulrahman bin Abdulaziz Al-Sudais, mengatakan, Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi akan tetap menyiarkan adzan sepanjang bulan Ramadan, tetapi akan tetap tertutup bagi para jamaah.
Sementara, Menteri Kesehatan Arab Saudi, Tawfiq Al-Rabiah, mengatakan, pada Senin (20/4/2020) kemarin, jumlah kasus virus Corona di Kerajaan telah melampaui 10.000 kasus dan telah memperingatkan lonjakan jumlah kasus dua minggu lalu. Peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Kerajaan ini adalah hasil dari pengujian aktif.
Hal ini juga dikatakan Juru bicara Kementerian Kesehatan, Mohammed Al-Abd Al-Aly, pada Konferensi Pers pada Senin (20/4/2020) kemarin, bahwa 1.122 kasus baru dilaporkan di seluruh Kerajaan.
Mohammed Al-Abd Al-Aly juga mengatakan, dari total kasus baru, 874 terdeteksi dari hasil pengujian aktif yang dilakukan di distrik padat penduduk dan daerah berisiko tinggi lainnya.
“Ini membuat 80 persen dari kasus yang baru dicatat di Kerajaan,” katanya.
Mohammed Al-Abd Al-Aly juga mengatakan bahwa 27 persen dari kasus adalah warga Saudi dan 73 persen sisanya adalah ekspatriat.
Sekedar diketahui, jumlah total kasus Covid-19 di Kerajaan telah mencapai 10.484. Dari total kasus, 8.891 sedang dalam perawatan dan 88 di antaranya dalam kondisi kritis.
Adapun total pasien sembuh tercatat 1.490 orang. Sedang angka kematian karena Covid-19 kini berjumlah 103.
Editor : Marwiah Syam
Comment