Lockdown Buat Himalaya Terlihat dari India

BERITAPEDOMAN.com – Penguncian wilayah (lockdown) selama pandemi virus corona di India berdampak baik karena tingkat polusi menurun sehingga langit lebih cerah, dan masyarakat pun bisa melihat pegunungan Himalaya dari kejauhan.

Mengutip CNN, Senin (13/2/2020), disebutkan pegunungan yang terletak di Tibet ini dapat terlihat dari jarak lebih dari 100 mil atau sekitar 160 kilometer.

Keindahan pegunungan ini pun lantas diabadikan oleh penduduk di kota Jalandhar dan daerah sekitarnya untuk dibagikan ke media sosial.

Beberapa dari mereka mengatakan bahwa belum pernah melihat puncak Himalaya selama beberapa dasawarsa.

“Untuk pertama kalinya dalam hampir 30 tahun (saya) dapat dengan jelas melihat Himalaya karena lockdown di India yang membersihkan polusi udara. Sangat menakjubkan,” tulis Manjit Kang.

Fenomena ini terjadi, dimungkinkan oleh peningkatan kualitas udara dalam beberapa pekan terakhir, setelah industri tutup, dan minimnya kendaraan bermotor yang beroperasi dan maskapai penerbangan yang dibatalkan sebagai langkah pencegahan terhadap penyebaran virus corona.

Dewan Pusat Pengawas Polusi India juga menemukan bahwa di Delhi, tingkat polusi udara berhasil turun sekitar 44 persen pada hari pertama pembatasan kegiatan.

Laporan itu juga mengatakan bahwa secara keseluruhan, 85 kota di seluruh India melihat lebih sedikit polusi udara pada pekan pertama lockdown nasional.

Sementara itu, kualitas udara di Jalandhar, yang terletak lebih dari 160 kilometer dari Himalaya, telah diukur dalam level “baik” pada indeks nasional negara itu selama 16 dari 17 hari sejak lockdown nasional diumumkan.

Padahal sebelum lockdown, data yang dikumpulkan dalam IQAir AirVisual 2019 World Air Report, mencatatkan tingkat polusi di 21 dari 30 wilayah perkotaan di India adalah yang terburuk di dunia. Bahkan enam kota di antaranya berada di peringkat sepuluh teratas.

Editor : Marwiah Syam

Comment