MaRi dan Nipah Mall Berlakukan Perubahan Jam Operasional

BERITAPEDOMAN.com – Menyikapi kasus Covid-19 yang saat ini merebak di Indonesia, manajemen Mal Ratu Indah (MaRi) dan Nipah Mall memberlakukan perubahan jam operasional.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan dari dampak virus Covid-19.

Perubahan jam operasional untuk Nipah Mall ini berlaku mulai 19 Maret 2020. Sedangkan untuk MaRi mulai 20 Maret 2020.

Adapun jam operasional yang diberlakukan, yakni mulai hari Senin hingga Jumat dibuka pukul 11:00 hingga 20:00 WITA. Sementara untuk hari Sabtu hingga Minggu mulai pukul 11:00 hingga 21:00 WITA.

Perubahan jam operasional yang diterapkan oleh manajemen Mal Ratu Indah dan Nipah Mall ini sendiri, akan diberlakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan, hingga situasi kembali normal dari efek virus Covid-19.

Centre Manager Mal Ratu Indah, Iwan Ismail, mengungkapkan, manajemen sangat tanggap melalui berbagai upaya dalam menerapkan tindakan pencegahan penyebaran virus Covid-19 dalam lingkungan mall.

“Ini dilakukan demi menjaga kenyamanan pengunjung mal, sekaligus membendung kekhawatiran mereka terhadap virus Covid-19,” katanya, Kamis (20/3/2020).

Selain memberlakukan jam operasional, katanya, pihak manajemen juga menggandeng PMI Sulsel selama sebulan kedepannuntuk berpatroli selama jam operasional mal.

Sementara itu, General Manager Nipah Mall and Office Building, Richard Abraham, mengatakan, semua tindakan preventif dan imbauan pencegahan yang diterapkan pihak manajemen Mal Ratu Indah, juga diberlakukan oleh pihak manajemen Nipah Mall.

Respon pengunjung terhadap berbagai tindakan pencegahan yang ditempuh dan diberlakukan ini, juga disambut dengan tanggapan positif dan penuh pengertian dari pengunjung.

Bahkan, pengunjung dengan tertib mengikuti semua arahan petugas operasional mal, seperti halnya melalui pengecekan suhu tubuh dan menggunakan hand sanitizer sebelum memasuki area mal.

“Kehadiran tim PMI Sulsel juga dilengkapi dengan mobil ambulance. Ini semakin menjadikan manajemen mal lebih siaga dalam menyikapi kasus Covid-19 yang saat ini makin merebak,” katanya.

Editor : Marwiah Syam

Comment