BERITAPEDOMAN.com – Kulit buah yang dominan diabaikan dan dibuang, ternyata memiliki kandungan yang sangat baik untuk kesehatan.
Hanya saja, sampai saat ini sayangnya orang-orang masih banyak yang belum tahu kalau ternyata ada beberapa jenis buah yang juga kulitnya bisa dimakan.
Lalu, buah mana sajakah yang bisa dimakan kulitnya? Simak yuk seperti dilansir dari beberapa sumber dan Kumparan, Rabu (15/1/2020).
Apel
Menurut jurnal Nutrients pada 2015 lalu, apel erat kaitannya sebagai buah yang bermanfaat untuk kesehatan jantung. Apalagi jika dimakan bersama kulitnya.
Hal itu dikarenakan pada kulit apel terkandung flavonoid epicatechin (sejenis antioksidan) yang dapat menurunkan tekanan darah, sehingga mencegah risiko penyakit jantung.
Pir
Sama halnya dengan manfaat kulit apel, lapisan terluar pir juga kaya akan polifenol yang melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif.
Bahkan menurut beberapa penelitian dalam jurnal terbitan PubMed membuktikan, kandungan polifenol pada kulit pir enam kali lebih banyak daripada dagingnya.
Hal itu juga diperkuat pada penelitian US Department of Agriculture (USDA) yang menemukan tingginya kandungan serat dalam kulit pir, baik untuk mengatasi masalah pencernaan.
Jeruk
Penelitian dalam Journal of Agriculture and Food Chemistry, menemukan, kulit jeruk mengandung flavonoid yang membantu menurunkan kadar kolesterol jahat.
Penelitian ini juga mengatakan, kulit jeruk bisa memberikan manfaat 20 kali lebih besar dibanding mengonsumsi daging jeruk itu sendiri.
Namun disarankan, sebelum mengonsumsi kulit jeruk sebaiknya parut atau masak terlebih dahulu.
Persik
Buah dengan nama lain nektarin ini, juga disarankan untuk dimakan bersama kulitnya, sebab dalam sebuah penelitian menemukan banyaknya kandungan antioksidan yang baik untuk tubuh.
Ceri
Beberapa penelitian yang diterbitkan jurnal PubMed, menemukan ceri utuh, termasuk kulitnya, kaya akan vitamin C, dan kalium.
Kandungan tersebut, dapat melindungi tubuh dari menurunnya sistem imun, kram otot, hingga lonjakan tekanan darah.
Selain itu, kandungan serat dalam ceri juga mampu meningkatkan kesehatan pencernaan.
Anggur
Penelitian dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry, menemukan bahwa kandungan antioksidan tertinggi dari anggur ada pada kulit dan bijinya.
Untuk itu, sangat disarankan mengonsumsi anggur secara utuh agar manfaatnya lebih terasa.
Kiwi
Penelitian University of Colorado Anschutz Health and Wellnes Center, mengungkapkan bahwa kulit buah hijau ini mengandung tiga kali lipat lebih banyak serat dan vitamin E yang mampu melancarkan pencernaan, serta menjaga sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Supaya tidak terasa aneh, sebelum memakannya sebaiknya bersihkan kulitnya terlebih dahulu dengan menggosok kulit kiwi dengan tisu atau handuk hingga bulu-bulu halusnya hilang.
Editor : Marwiah Syam
Comment