Triwulan II-2019, Ekonomi Sulsel Tumbuh 7,46 Persen

MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulsel mencatatkan pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan pada triwulan II 2019 tumbuh menggembirakan, yakni mencapai 7,46 persen (yoy).

Pertumbuhan ini jauh lebih tinggi dibanding triwulan sebelumnya yang hanya sebesar 6,5 persen (yoy).

Hal tersebut membuat perekonomian Sulsel berada di peringkat empat nasional setelah Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah dan Maluku Utara.

Kepala Bank Indonesia Provinsi Sulsel, Bambang Kusmiarso, mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Sulsel ini sangat menggembirakan.

Pertumbuhan ini juga merupakan andil dari sisi permintaan, dimana konsumsi domestik yang tinggi menjadi faktor utama pendorong perekonomian Sulsel.

Selain itu, pembangunan infrastruktur yang bersifat multiyears mendorong realisasi investasi yang lebih tinggi.

Sementara dari sisi penawaran, pada tanaman bahan makanan dan perkebunan, serta lapangan usaha industri pengolahan, kinerja industri makanan, industri barang logam bukan mesin dan industri furnitur juga mendorong perekonomian tumbuh lebih tinggi.

“Melihat hal tersebut, Bank Indonesia memproyeksi ekonomi Sulawesi Selatan pada 2019 ini akan tumbuh pada kisaran 7,0-7,4 persen,” katanya, Kamis (26/9/2019).

Proyeksi ini sendiri, katanya, karena didukung oleh masih kuatnya pertumbuhan lapangan usaha konstruksi dan perdagangan, serta meningkatnya industri pengolahan dan administrasi pemerintahan.

Selain itu, masih berlanjutnya proyek infrastruktur yang bersifat multiyears dan berakhir pada 2019, serta relaksasi peraturan pinjaman LTV yang mendorong pembangunan perumahan menjadi salah satu penopang ekonomi Sulsel pada 2019.

“Karena faktor itulah, ekonomi Sulsel tumbuh menggembirakan pada 2019 ini,” katanya.

Editor : Marwiah Syam

Comment